Tantangan Konsumsi BBM saat Liburan di Musim Hujan

icon 26 January 2026
icon Admin

Liburan di musim hujan sering kali menjadi momen yang menyenangkan, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi pengendara. Salah satu hal yang kerap dirasakan adalah konsumsi BBM Mobil yang terasa lebih boros dibandingkan kondisi cuaca normal. 

Jalan basah, lalu lintas padat, serta kondisi kendaraan yang bekerja lebih berat membuat efisiensi bahan bakar menurun jika tidak disiasati dengan tepat.

Memahami faktor penyebab borosnya BBM Mobil di musim hujan serta menerapkan kebiasaan berkendara yang tepat menjadi langkah penting agar perjalanan liburan tetap nyaman dan efisien.

5 Penyebab Konsumsi BBM Mobil Lebih Boros di Musim Hujan

Musim hujan memengaruhi banyak aspek berkendara yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada konsumsi bahan bakar. Berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan BBM lebih cepat habis saat liburan di musim hujan, antara lain:

  1. Kondisi Jalan Basah dan Licin

Permukaan jalan yang basah meningkatkan hambatan gulir ban. Mesin perlu bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan, sehingga konsumsi BBM Mobil menjadi lebih tinggi dibandingkan saat jalan kering.

  1. Kemacetan dan Kecepatan Tidak Stabil

Musim hujan sering disertai kemacetan akibat genangan atau jarak pandang terbatas. Pola berkendara stop-and-go membuat mesin terus bekerja tanpa pergerakan yang efisien, yang berdampak pada pemborosan bahan bakar.

  1. Penggunaan AC dan Fitur Tambahan

Saat hujan, pengemudi cenderung menyalakan AC lebih lama untuk mencegah kaca berembun. Beban tambahan pada mesin ini dapat meningkatkan konsumsi BBM, terutama saat perjalanan jarak jauh.

  1. Muatan Kendaraan Lebih Berat

Liburan biasanya membuat mobil membawa lebih banyak penumpang dan barang. Beban berlebih memaksa mesin bekerja ekstra, sehingga kebutuhan bahan bakar pun meningkat.

  1. Kondisi Mesin dan Komponen Pendukung

Filter udara yang lembap atau kotor akibat hujan dapat mengganggu proses pembakaran. Jika pembakaran tidak optimal, efisiensi BBM Mobil pun menurun tanpa disadari.

Tips Berkendara untuk Menjaga Efisiensi BBM Mobil

Meski tantangan konsumsi bahan bakar di musim hujan tidak dapat dihindari sepenuhnya, Anda tetap dapat mengoptimalkan efisiensi BBM dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang tepat. Berikut beberapa tips yang dapat membantu, antara lain:

  1. Menjaga Kecepatan Stabil

Usahakan berkendara dengan kecepatan yang stabil dan hindari akselerasi mendadak. Gaya berkendara yang halus membantu mesin bekerja lebih efisien dan menghemat BBM Mobil.

  1. Mengatur Tekanan Ban Sesuai Rekomendasi

Tekanan ban yang kurang dapat meningkatkan gesekan dengan jalan. Pastikan tekanan ban sesuai standar agar hambatan gulir berkurang dan konsumsi bahan bakar tetap efisien.

  1. Mengurangi Beban yang Tidak Diperlukan

Periksa kembali barang bawaan sebelum berangkat. Mengurangi muatan berlebih membantu meringankan kerja mesin dan menjaga efisiensi BBM Mobil selama perjalanan.

  1. Menggunakan AC Secukupnya

Gunakan AC secara bijak dan sesuaikan suhu agar tetap nyaman tanpa membebani mesin secara berlebihan, terutama saat lalu lintas padat.

  1. Melakukan Perawatan Kendaraan secara Berkala

Mesin yang terawat, filter udara bersih, serta oli dalam kondisi baik akan membantu proses pembakaran lebih sempurna. Perawatan rutin menjadi kunci utama menjaga efisiensi BBM, khususnya di musim hujan.

Menjaga Perjalanan Liburan Tetap Efisien dan Nyaman

Liburan di musim hujan memang memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait konsumsi BBM Mobil. Namun, dengan memahami penyebabnya dan menerapkan tips berkendara yang tepat, Anda dapat mengurangi pemborosan bahan bakar sekaligus menjaga kenyamanan perjalanan.

Agar kendaraan Anda selalu dalam kondisi optimal sebelum dan sesudah perjalanan liburan, pastikan melakukan pemeriksaan rutin di bengkel terpercaya. 

Kunjungi website Suzuki Kangaroo Motor Mandiri untuk mendapatkan informasi layanan dan perawatan kendaraan yang membantu menjaga performa serta efisiensi BBM Mobil di berbagai kondisi cuaca.